Bab 52 : Pelan-Pelan Ya Mas

1245 Kata

"Ah! Sakit!" Ketika Lea membuka mata, Jeje sedang bertumpu di bahunya, sambil memejamkan mata. Dia merasakan nyeri dengan hanya sedikit gerakan di bagian bawahnya. "Oh! Jangan berisik, Alea...." Perlahan ia mendorong pelan Jeje agar bisa melepaskan diri. "Hem...." Jeje bergumam pelan, lalu dia berbalik dengan sendirinya. Alea menghembuskan napas lega. Syukurlah, dia tidak sampai membangunkan suaminya itu. Senyum Lea mengembang manis waktu teringat lagi kejadian yang baru mereka lewati semalam. Pipi Lea bersemu, dia menatap wajah Jeje yang memperlakukannya sangat lembut semalam. Meski lembut sekalipun, rupanya itu tetap terasa nyeri di momen pertamanya. Rupanya, begitu rasanya melepaskan keperawanan. Alea kemudian berusaha bangun pelan-pelan. Tapi itu tetap saja terasa tidak nya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN