"Jihan ikut yuk! Aku mau kenalin temenku ke kamu," ajak Dian pada Jihan. "Nggak, Dian. Gue nggak mau ninggalin Lea," jawab Jihan menggeleng cepat. "Lea kamu nggak apa-apa, kan? Sebentar aja, aku pinjam Jihan ya?" Lea tidak ada pilihan lain selain mengangguk. Tapi Jihan ragu, ia tidak ingin meninggalkan Lea sendiri. "Iya udah, nggak apa-apa, Jihan," jawab Lea agak berteriak, ia sejujurnya tidak suka dengan suasana yang berisik seperti sekarang ini. "Bentar aja ya, Lea." Diandra menggandeng Jihan, membawanya pergi dari hadapan Alea. Tak lama, saat Lea sedang sendirian. Datanglah Revan menghampiri. Lea tersenyum kaku, sambil duduk di kursi yang ada di sana. "Lea, gabung yuk. Sekali-kali hilangin stres." Revan memberanikan diri menyentuh punggung telapak tangan Lea yang sangat ha

