āAhhh⦠Mas Abi⦠nakal⦠jangan berhenti⦠ahhhā¦ā Tiara hanya terus merespons dengan suara pecah, tubuhnya menekuk, gemetar, tak bisa lagi menahan diri. Sesaat kemudian, gelombang hasrat itu mereda. Napas Tiara tersengal, tubuhnya lemas. Abimana ambruk ke sampingnya, menarik tubuh Tiara agar bersandar di d**a bidangnya yang basah oleh keringat. Keintiman yang cepat dan brutal itu meninggalkan kehangatan yang manis. Abimana menahan napasnya yang berat, menciumi puncak kepala Tiara, menyalurkan ketenangan yang dalam setelah badai gairah. Jemarinya yang besar dan kuat bergerak lembut, mengusap bahu Tiara, lalu turun ke pinggang dan kembali lagi ke perut Tiara yang membulat sempurna. Gerakannya penuh rasa memiliki dan perhatian. āAnak kita... dia aktif setelah kamu nakal,ā bisik Abimana, suar

