“Aku...” Letizia menggantung kalimatnya. Ia baru saja hendak menarik telinga Jourell dengan gerakan menjewer yang sudah ia rencanakan untuk membalas dendam, namun ia meremehkan satu hal, insting predator seorang Jourell Atmajaya. Sebelum jemari Letizia sempat mencengkeram telinganya, tangan Jourell yang tadinya tampak pasrah justru bergerak secepat kilat. Ia menangkap kedua pergelangan tangan Letizia dalam satu genggaman besar, lalu sentakan kuat darinya membuat Letizia kehilangan keseimbangan. Dasi yang sedari tadi hanya tersampir longgar di mata Jourell jatuh begitu saja, menyingkap tatapan mata hazel yang kini menyala gelap, penuh dengan d******i yang sempat ia sembunyikan. “Kau pikir aku semudah itu dijinakkan, hm?” suara Jourell terdengar rendah dan serak, mengirimkan getaran inst

