49 | Sentuhan Gila

1915 Kata

"Kok, udah keluar?" Baja disusul Aylin memasuki ruang makan. Itu yang bicara adalah Bu Yuning. "Tadi janjiannya habis magrib makan malam bersama, kan, Mi?" Baja bertutur santai. "Padahal nggak pa-pa kalau mau fokus bikin cucu buat Mami dulu." Uhuk! Aylin tersedak. Astaga. Baja menuangkan air minum untuk istrinya. Sontak langsung Aylin terima. Meneguk pelan dan banyak-banyak, menetralisir batuknya. Aylin tersedak ludah sendiri, by the way. Bu Yuning malah terkekeh. Terlihat wajah Aylin memerah. Well, apa yang membuat mami mertua bicara begitu? Oh, apa karena suara Aylin yang heboh di kamar? Tadi memang sempat memekik, berteriak, detik di kala Baja menggelitiknya di leher dengan bibir plus rasa semak belukar yang baru numbuh. Sekarang sudah membaik, Aylin meletakkan gelasnya pelan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN