"Dan Yayasan," kata Zumena, matanya berbinar penuh semangat. "Aku ingin seluruh aset Nicholas yang disita itu segera dialihkan. Aku ingin kita membangun pusat rehabilitasi trauma terbesar di Asia, Jafran. Bukan hanya untuk wanita, tetapi untuk siapa pun yang pernah merasa kotor, yang pernah merasa aib. Kita akan menyebutnya 'Pusat Pemurnian Jiwa'." Jafran mengangguk, ia memeluk Zumena erat-erat. "Aku sudah menyiapkan tim. Mereka siap untuk bergerak segera setelah surat-surat dari Pengadilan tiba. Kita akan membalikkan setiap kejahatan yang Nicholas lakukan menjadi kebaikan absolut. Kita akan menggunakan setiap uang kotornya untuk membersihkan dunia." Zumena terkesan dengan ketepatan dan kecepatannya. Jafran selalu bergerak cepat, tetapi kali ini, dorongannya didasarkan pada cinta, bukan

