Daylon pulang dengan membawa banyak barang belanjaan, 3 orang pelayan turut kerepotan mengeluarkannya dari mobil. “Astaga, Mas. Kamu beli apa saja?” tukas Zalikha ketika melihat suaminya memasuki kamar dengan pelayan yang mendorong troli penuh dengan makanan. Alfredo yang masih setia menunggui menantunya itu pun tertawa. “Dia mau buka supermarket di kamar ini!” ujarnya Daylon hanya tersenyum saja menanggapinya. Dia lalu menghampiri Zalikha, matanya melirik pada mangkuk kosong yang ada di atas meja. “Kamu makan apa?” tanyanya. Zalikha tersenyum sambil melirik pada Alfredo. “Dia makan oat coklat hangat seperti ibumu dulu!” jawab Alfredo seraya tersenyum. Daylon pun sejenak terpaku mendengarnya, sesaat kemudian dia tersenyum sambil membelai rambut Zalikha. “Nggak mual?” tanyanya. “

