Positif Hamil.

1121 Kata

Daylon merangkul bahu istrinya itu dengan gemas. “Nggak apa-apa, aku siap sedia jadi pelatih pribadimu!” katanya. Zalikha tertawa serta mengangguk mengiyakan. “Ya sudah, berarti kamu suka dengan mobilnya, Nak?” tanya Alfredo. “Tentu saja, Pi, makasih banyak!” jawab Zalikha sambil kemudian kembali melingkarkan tangannya di lengan Alfredo. Alfredo pun terkekeh. “Oke, kalau begitu kita masuk saja dulu. Aku sudah lapar dan ingin makan bersama kalian!” katanya. Zalikha mengangguk sambil kemudian menggandeng tangan mertuanya itu, berjalan bersama memasuki rumah. Daylon yang kemudian menyusul hanya bisa menarik nafas di belakang mereka. “Oke, sekarang siapa yang jadi anak kandung disini!” ujarnya, namun kemudian dia terkekeh seraya masuk ke dalam rumah. Mereka langsung menuju ruang makan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN