Perkenalan

2175 Kata

Bastian menoleh kearah Dominic yang melambaikan tangan ke arahnya dengan wajah lesu terlihat dari kejauhan, membuatnya menautkan dahi. Dia hanya memandangi wanita yang menggendong Dominic dengan terburu-buru tanpa bisa melihat wajah wanita itu. Karena arah sudah berbeda. “Mama maafi Dom kan?” Tanya Dom lag dengan wajah ketakutan melihat wajah sang ibu sedemikian tegang. Setelah berada di tempat sepi dan berada di balik mobil, barulah Shania menurunkan sang putera, lalu memeluknya erat. ”Mama gak marah, Sayang. Mama hanya panik. Mama takut terpisah sama kamu. Maafin mama ya?” Ucap Shania lagi dengan air mata yang tiba-tiba menetes. Karena dia takut jika sang putera bertemu dengan Bastian. “Iya, Ma. Maafin Dom yang udah buat mama kawatir…” ucap sang putera lesu. ”Kamu tadi darimana? Ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN