40 HARI

2014 Kata

“Kita kayak mau pindah rumah,” gumam Helia melihat barang bawaan mereka. Bintang terkekeh. “Padahal yang dibawa bayi usia empat puluh hari, ya? Apalagi kalau sudah jadi toddler nanti?” “Kayaknya harus ada lemari bocah di bagasi,” timpal Helia. Mereka tergelak kompak. Jam menunjukkan pukul 08:15 pagi ketika Bintang meletakkan tas kerjanya di jok tengah, kemudian mengunci car seat dengan Nadia di dalamnya. Ia menunduk, menciumi wajah bayinya yang tampak tenang. “Cantiknya anak Ayah.” Helia sudah duduk di kursi kopilot. Mereka hanya akan pindah parkiran, jadi harusnya tak masalah jika ia tak standby di samping kursi Nadia. Ia melepas roll-roll rambutnya, lalu menata cepat helaian itu. Kondisi mood dan tubuhnya berangsur membaik, dan per hari ini Helia sudah siap mengatur jadwal keseharia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN