MENGAKU

1257 Kata

Ruangan mendadak hening. Petugas saling bertukar pandang. “Silakan ikut kami,” ujar seorang petugas perempuan yang mengambil alih, suaranya terdengar lembut, diiringi sorot mata tegas. Zetta melangkah, lututnya nyaris tak menyangga. Mereka membawanya ke ruang pemeriksaan kecil. Pintu tertutup. Dunia di luar terputus. “Nama lengkap Mbak?” “Zetta Lovy.” “Ada identitas yang dibawa?” Zetta mengangguk. Ia membuka tasnya, mengambil kartu identitas, menyerahkannya. Petugas itu mengangguk. Sembari memeriksa identitas tersebut, ia mulai mengajukan pertanyaan. “Apa yang ingin Mbak laporkan?” Zetta menelan ludah. Inilah ujungnya. Ia tak memiliki ljalan kembali. “Aku,” lirihnya di sela isak tangis. “Aku yang nyuruh mereka.” “Nyuruh siapa, Mbak?” “Bodyguard-bodyguard itu. Yang mengejar Heli

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN