Bab 40. Wanita Asing Itu Istriku!

1512 Kata

Keesokan hari. Cahaya pagi menembus tirai tipis kamar utama, menciptakan bayangan lembut di dinding putih keabu-abuan. Suara burung camar terdengar samar dari kejauhan, bercampur dengan desir angin dingin dari arah Bosphorus. Allysa masih terlelap. Wajahnya tenang, d**a naik turun teratur, sesekali bibirnya bergerak seperti sedang bermimpi. Namun yang paling mengejutkan — ia tidak lagi berada di sofa panjang dekat perapian. Tubuhnya kini berbaring di atas ranjang besar Lucas, diselimuti duvet hangat. Di sisi lain ruangan, Lucas sudah berpakaian rapi. Kemeja hitamnya menempel sempurna di tubuhnya, lengan digulung hingga siku. Ia menatap sekilas ke arah ranjang — ke arah perempuan yang masih terlelap di sana. Wajahnya yang dingin itu melembut sesaat. “Setidaknya malam ini kau bisa tidur t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN