Bab 45. Salah Sasaran

1501 Kata

Angin laut Istanbul berembus lembut membawa aroma asin dan suara ombak yang bergulung tenang di kejauhan. Langit malam bertabur bintang, dan bulan menggantung setengah di cakrawala, memantulkan cahayanya ke permukaan laut yang berkilau. Mobil hitam Lucas berhenti di tepi dermaga tua yang sepi. Tak ada seorang pun selain penjaga warung kecil di ujung pantai dan suara laut yang berbicara dalam bahasa rahasianya. Allysa menatap keluar jendela, sedikit bingung. “Ini bukan jalan pulang ke mansion,” katanya pelan. Lucas hanya menatap ke depan, jemarinya mengetuk ringan setir. “Aku tahu.” “Lalu kenapa kau membawaku ke sini?” Nada suaranya setengah curiga, setengah lelah. Lucas keluar dari mobil tanpa menjawab, lalu membuka pintu penumpang. “Keluar. Aku ingin kau makan.” Allysa memandangnya t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN