Storm lalui pagi ini dengan semangat yang penuh serta keceriaan. Hanya karena bisa tidur satu kamar dan diam-diam mencuri ciuman saja, ia senangnya sudah bukan main begini. Jadi serasa seperti kembali ke masa-masa kebersamaan mereka lagi yang dulu. Ya... Walaupun belum seutuhnya. Tapi, baru sedikit saja, sudah membuatnya bahagia seperti ini. Apa lagi penuh dan utuh nanti?? Storm kenakan pakaian kerjanya dan menyisir rambutnya dengan terburu-buru. Tidak ada lagi namanya pagi yang lesu. Hari ini, pokoknya ia lewati dengan girang sekali. Sisir pun diletakkan di atas meja olehnya, lalu kemudian, ia pun turun ke lantai bawah dan menemukan kejutan lainnya di sana. Dua orang wanita, yang sedang duduk di depan meja makan dan salah satunya, adalah yang paling ia harapkan. Saking tidak percayany

