AYAH BARU

1914 Kata

Lampu tanda operasi sudah padam. Anne dipindahkan ke ruang pemulihan. Kane bilang, Anne akan dipantau selama dua jam di sana. Ben berdiri dari duduknya, namun dunia yang ia pijak tiba-tiba saja bergetar, seolah gempa menyapa. Ia bernapas dalam, sambil memusatkan sisa energi ke kedua lututnya lemas. Matanya terasa panas—mungkin efek tak tidur semalaman, lelah fisik, dan juga mental karena harus menahan kepanikan saat mendampingi sang istri melahirkan Safa tadi. Perkara jantung jangan dilupakan, debumnya masih terasa kencang, seolah segenggam organ tersebut hendak menerobos rusuk. Tadinya, Ben berencana tidur sambil duduk nemanin Anne. Ternyata kenyataan berkata lain, Ben justru kebingungan saat melihat tubuh Anne gemetaran. Ditambah lagi ia mendapatkan pertanyaan aneh dari sang istri. “B

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN