Delima berjalan dengan langkah berat menuju penjara tempat Nando ditahan. Hari ini adalah kunjungannya yang ketiga dalam bulan ini. Seperti dua kunjungan sebelumnya, Delima berharap kali ini Nando mau menemuinya. Saat tiba di meja resepsionis, seorang petugas menyapanya dengan senyum tipis. "Bu Delima, Anda ingin bertemu Nando lagi?" tanya petugas. Delima mengangguk. "Iya, Pak. Tolong bilang padanya kalau saya di sini. Saya cuma ingin bicara sebentar." Petugas itu tampak ragu sejenak sebelum mengambil interkom dan berbicara. Setelah beberapa saat, ia menoleh kembali ke Delima dengan raut wajah penuh simpati. "Maaf, Bu. Nando menolak untuk bertemu." Delima terdiam, menatap petugas dengan mata memohon. "Pak, tolong... bilang padanya ini penting. Saya tidak akan lama." Petugas itu men

