Jevian 69

2803 Kata

Nama Clara meledak di media sosial dalam hitungan jam. Awalnya hanya satu unggahan anonim. Lalu menyebar cepat, seperti api disiram bensin. Foto lama Clara saat masih bekerja di klub malam muncul, diambil dari sudut gelap, dipotong sedemikian rupa sehingga terlihat ambigu. Lalu disusul tulisan panjang yang penuh tuduhan. “Anak penjahat kelas kakap.” “Calon istri konglomerat ternyata mantan wanita bayaran.” “Bukan wanita baik-baik, pantesan bisa merebut pria orang.” Clara tahu itu saat ponselnya tak berhenti bergetar. Satu notifikasi. Dua. Puluhan. Pesan masuk. DM. Mention. Komentar. Tangannya gemetar saat membuka salah satunya. “Kamu tega nipu Jevian.” “Pantas ayahmu dipenjara.” “Uangmu hasil jual diri ya?” Clara menjatuhkan ponselnya. Tubuhnya terasa dingin. Napasnya pendek-

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN