Jevian 94

2671 Kata

Pagi itu terasa jauh lebih tenang dibanding hari-hari sebelumnya. Tidak ada suara alat medis, tidak ada bau antiseptik rumah sakit, tidak ada rasa cemas menunggu detik demi detik. Clara berdiri di depan cermin kamar, mengenakan gaun sederhana berwarna krem, rambutnya dibiarkan tergerai. Ia menarik napas panjang, mencoba menenangkan dirinya sendiri. Jevian berdiri di ambang pintu, menyandarkan bahu ke kusen, menatap Clara tanpa berkata apa-apa selama beberapa detik. “Kamu gugup?” tanya Jevian akhirnya. Clara tersenyum kecil. “Sedikit. Aku belum pernah… melakukan hal seperti ini.” Jevian melangkah masuk. “Fitting baju pengantin?” Clara mengangguk. “Iya.” Jevian berdiri tepat di belakang Clara, menatap pantulan mereka di cermin. “Kalau kamu tiba-tiba ingin kabur, bilang saja. Kita pulan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN