Jevian 60

2309 Kata

Pagi itu berlalu dengan suasana yang sedikit lebih ringan dibandingkan malam sebelumnya, meski perasaan Clara belum sepenuhnya tenang. Ada sisa-sisa kegelisahan yang masih tinggal di dadanya, namun ia memilih menyimpannya rapat. Ia tidak ingin merusak suasana yang mulai membaik antara dirinya dan Jevian. Telepon Jevian bergetar saat mereka sedang duduk di ruang makan apartemen. Clara sedang menyuapkan potongan buah ke mulutnya ketika melihat Jevian melirik layar ponsel lalu menghela napas panjang. “Kenapa?” tanya Clara pelan. Jevian mengangkat ponselnya sedikit. “Mama.” Clara tersenyum tipis. Ia sudah bisa menebak apa yang akan terjadi. Benar saja, Jevian menjawab panggilan itu dengan ekspresi pasrah. Belum juga ia sempat menyapa, suara Briana sudah terdengar nyaring dari seberang, pe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN