Jevian 86

2670 Kata

Pagi di Interlaken terasa lebih cerah dari hari sebelumnya. Udara dingin menyusup lembut melalui jendela yang sedikit terbuka, membawa aroma rumput basah dan danau yang tenang. Clara terbangun dengan perasaan berbeda. Tidak ada rasa berat di dadanya seperti beberapa waktu lalu. Yang ada justru rasa penasaran, seolah hari ini menyimpan sesuatu yang ia tunggu tanpa sadar. Ia menoleh ke samping. Jevian sudah bangun. Lelaki itu berdiri di depan lemari, memilih pakaian dengan gerakan tenang. Kemeja rajut berwarna gelap, jaket tebal, dan syal yang dilipat rapi di tangannya. “Kita mau ke mana?” tanya Clara sambil bangkit setengah duduk. Jevian menoleh dan tersenyum kecil. “Hari ini aku mau bawa kamu ke Iselwald.” Clara langsung terdiam. Matanya membesar, seolah memastikan ia tidak salah denga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN