Jevian 26

3264 Kata

Dapur kecil perusahaan siang itu cukup sepi. Hanya suara mesin pembuat kopi yang bergemuruh lembut, bercampur aroma biji kopi yang baru digiling. Clara berdiri di sana, memegang sendok pengaduk dengan tangan gemetar ringan, berusaha membuatkan kopi untuk Jevian seperti yang selalu ia lakukan setiap pagi. Ia berusaha fokus—menghitung takaran gula, menuang air panas dengan hati-hati, memastikan aroma dan rasa kopi itu sempurna. Ia ingin pekerjaannya tidak cacat, setidaknya agar Jevian tidak kecewa. Namun ketenangan itu hancur seketika saat tiga karyawan wanita masuk ke dapur, pintu terbuka dengan cepat hingga suara hentakannya menggema. Clara terkejut kecil. Matanya terangkat, dan wajahnya langsung memucat ketika menyadari siapa saja yang masuk. Tiga wanita itu—Marceline, Dinda, dan Retha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN