Jevian 96

2528 Kata

Clara duduk sendirian di bangku kayu yang menghadap halaman belakang hotel. Sore mulai turun perlahan. Cahaya matahari berubah keemasan, menyentuh ujung-ujung daun dan permukaan danau kecil hingga berkilau lembut. Tangannya bertumpu di pangkuan. Punggungnya bersandar pelan. Nafasnya teratur. Untuk pertama kalinya sejak lama, pikirannya tidak dipenuhi rasa takut. Clara memejamkan mata. Ia membayangkan hari itu. Hari di mana rumput hijau ini dipenuhi kursi kayu. Bunga-bunga putih kecil terselip sederhana di sisi lorong. Lampu-lampu kecil tergantung di dahan pohon, berkelip lembut saat senja berubah malam. Clara tersenyum sendiri. Ia membayangkan dirinya berjalan pelan, gaun putih sederhana menyapu rumput, tanpa gemerlap berlebihan. Hanya langkahnya, detak jantungnya, dan wajah Jevian

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN