Jevian 105

1022 Kata

Mobil yang dikemudikan Jevian melaju dengan kecepatan stabil. Clara duduk di kursi penumpang, menatap keluar jendela sambil sesekali melirik ke arah Jevian. Ada perasaan aneh yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Campuran gugup, senang, dan sedikit tidak percaya. “Kita pulang,” ucap Jevian tiba-tiba, nadanya tenang. Clara menoleh. “Pulang?” “Iya. Ke rumah kita.” Kata itu membuat jantung Clara berdegup lebih cepat. Rumah kita. Clara menunduk sedikit, tersipu. Ujung jarinya saling bertaut di atas pangkuannya. “Aku masih belum terbiasa mendengarnya,” katanya pelan. Jevian tersenyum kecil tanpa mengalihkan pandangan dari jalan. “Pelan-pelan.” Mobil berbelok memasuki kawasan yang tenang. Jalanannya lebar, pepohonan rapi di kanan kiri, rumah-rumah berdiri dengan jarak cukup jauh satu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN