"Nadine …!" Keenan berteriak histeris, tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Nadine baru saja selesai mendandaninya dengan berbagai macam alat tempur wanita dan hasilnya benar-benar sama seperti ekspetasinya. "Kenapa sih, Mas? Lihat ini, kamu cantik banget," kata Nadine sembari menyerahkan cermin pada suaminya. Keenan membuka mata lebar-lebar, semakin dibuat syok. Bukan cantik seperti yang Nadine katakan, melainkan terlihat seperti badut. Hidung, pipi kanan dan kiri berwarna merah, bulu mata lentik dengan maskara dan alis mata yang tebal, membuat Keenan hampir tidak mengenali dirinya sendiri. "Apa yang kamu lakukan, Nadine? Aku terlihat seperti monster, sekarang!" teriak Keenan, lalu menutup wajahnya. Tetapi, Nadine malah tertawa terbahak-bahak, "Hahaha, kamu terlihat lucu, Mas! Aku

