Bab 55. Tak Akan Lekang Oleh Waktu

1214 Kata

Keenan terhenyak, napasnya tercekat saat salah satu sosok yang paling ingin dihindarinya, tiba-tiba berdiri di depan matanya. "Apa urusanmu datang ke sini? Beraninya kamu menginjakkan kaki dan menampakkan wajahmu di hadapanku! Apa yang membuatmu begitu nekat?" ujarnya dengan dingin, suaranya menusuk penuh kebencian. Wanita yang merupakan adik tiri Nadine, Bianca, menatap dalam ke arah Keenan, langkahnya tak gentar sedikit pun. "Maaf kalau kedatanganku mengejutkanmu, Keenan. Tapi aku harus bicara. Ingat, bagaimanapun juga, kita keluarga. Aku adiknya Kak Nadine," katanya dengan nada tegas yang menyimpan kerikil perlawanan. Namun, Keenan malah mengejek, tawa sinis terlintas di bibirnya. "Cih, keluarga? Sejak kapan kamu menjadi adik istriku? Bahkan aku tidak pernah tahu itu." Tanpa aba-aba,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN