Julian 209

754 Kata

Sore itu kamar rawat inap terasa lebih hidup dibanding hari-hari sebelumnya. Tirai jendela terbuka sedikit sehingga cahaya matahari sore masuk lembut ke dalam ruangan. Mesin monitor di samping tempat tidur Ryujin berdetak stabil, dan suasana rumah sakit yang biasanya tenang mulai terasa hangat karena seseorang yang baru sabja datang. Pintu kamar tiba-tiba terbuka. Langkah kecil terdengar berlari di lantai. “Mamaa!” Suara kecil itu langsung memenuhi ruangan. Ryujin yang sedang bersandar di tempat tidurnya langsung menoleh. Dan benar saja. Seorang bocah kecil berusia dua setengah tahun berlari masuk dengan rambut sedikit berantakan dan wajah penuh semangat. “Jasmine!” Ryujin tertawa kecil. Jasmine langsung berlari mendekat ke tempat tidur, hampir memanjat tanpa pikir panjang. “Mam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN