151~BC

1229 Kata

Altaf menutup pintu ruang rawat Ciara dari luar, membiarkan adiknya sarapan dengan tenang di kamarnya. Kemudian, ia beranjak duduk di sebelah Ranu yang sudah menunggunya di kursi panjang. Belum ada kemajuan berarti dalam hubungan mereka, tetapi keduanya sepakat untuk tetap menjaga kesan baik-baik saja di mata orang lain. “Di mana Ciara tinggal setelah keluar dari rumah sakit?” tanya Ranu lebih dulu bersuara. Namun, tatapannya lurus ke depan tanpa melihat Altaf. “Untuk sementara, aku berencana sewa perawat untuk ngawasin dia di apartemen,” jawab Altaf menatap Ranu dengan sesak yang semakin menghimpit d**a, “karena dia juga harus ke psikiater, jadi, aku rasa harus ada tenaga profesional yang ada di sampingnya.” Ranu menghela pelan dan panjang. Ada sedikit rasa lega karena masalah Ciara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN