“Makan dulu, Mas,” ujar Ranu sudah menyiapkan seporsi nasi padang di meja. Tadinya ia datang bersama Raksa, tetapi pria itu tidak bisa berlama-lama karena harus segera pergi ke kantor. Ranu juga sudah menyampaikan, jika Naifa belum bisa datang menjenguk Ciara karena masih kelelahan. Mungkin, wanita itu akan menjenguk esok hari. “Dari pagi Mas belum makan. Jangan sampe ada dua orang yang dirawat di rumah sakit.” Mau tidak mau, Altaf menurut meski tidak berselera makan sama sekali. Masalahnya dengan Ranu belum selesai, kini ia pun harus mengurusi Ciara. “Makasih,” ucap Altaf sudah duduk di kursi berhadapan dengan Ranu, “kamu nggak makan?” “Aku masih kenyang,” jawab Ranu kemudian beranjak menuju kursi yang ada di samping ranjang pasien. “Makanlah dulu, habis itu aku mau pulang beresin

