Jack berhenti di ambang pintu. Tatapannya langsung menyapu ruangan. “Maaf mengganggu, Bos.” Nada suaranya serius. Tidak seperti biasanya. Maxim langsung menoleh. “Ada apa?” Jack tidak langsung menjawab. Ia melirik sekilas ke arah Gwen. Lalu kembali ke Maxim. “Tim kita berhasil menarik satu informasi.” Jeda. “Bicara.” Jack menarik napas pendek. Seolah memastikan setiap kata yang keluar … tepat. “Kita menemukan jejak ‘bos besar’ itu.” Sunyi. Udara di ruangan langsung berubah. Gwen berhenti bergerak. Tangannya masih memegang kain di luka Maxim. Tatapan Maxim mengeras. “Di mana?” “Dekat perbatasan wilayah kita.” Kalimat itu jatuh berat. Maxim langsung berdiri. Gerakannya cepat. Terlalu cepat untuk seseorang yang baru saja terluka. Gwen refleks menahannya. “Max ... jangan gega

