87. Syukuran Kehamilan

1024 Kata

Rumah keluarga Akbar sore itu tampak lebih hidup dari biasanya. Halaman luas yang selama dua tahun terakhir terasa sunyi kini dipenuhi deretan mobil mewah. Para pelayan lalu-lalang, menata hidangan dan memastikan semua berjalan rapi. Spanduk sederhana bertuliskan Syukuran Kehamilan Indira terpasang anggun di bagian dalam rumah, bukan berlebihan, tapi cukup hangat untuk menunjukkan rasa syukur yang tulus. Indira berdiri di depan cermin kamar, mengenakan gamis lembut berwarna pastel. Tangannya refleks mengusap perutnya yang belum terlalu terlihat, namun keberadaannya sudah begitu nyata di hati. Bik Ningsih membantu membetulkan jilbabnya sambil tersenyum haru. “MasyaAllah, Non, sebentar lagi rumah ini tambah ramai,” ucap Bik Ningsih lirih. Indira tersenyum. “Semoga semua berjalan lancar, B

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN