Markas utama tengah berada dalam kekacauan. Salah satu penghubung jaringan perdagangan senjata mengalami gangguan distribusi karena penyusupan dari kelompok luar. Sistem komunikasi diretas, dan sebagian pasokan tertahan di pelabuhan utara tanpa surat jalan yang valid. Orang-orang berlarian membawa dokumen, laporan kerusakan, serta laporan ancaman yang datang dari pihak ketiga. Matteo tiba tepat ketika semua orang hampir kehilangan akal. Langkah kakinya tenang, namun sorot matanya menyapu tajam setiap wajah panik yang ia lewati. Tak ada satu pun dari mereka yang berani berbicara tanpa diminta. Matteo langsung menuju ruang kontrol utama, memeriksa layar dan tumpukan laporan di meja analisis. “Siapa pemimpin operasi pengangkutan terakhir?” tanya Matteo tanpa menoleh. “Fabian, Tuan. Tapi di

