⚠️Semua Bahagia ⚠️

1557 Kata

Cahaya pagi menyusup lembut ke dalam kamar melalui tirai tipis yang dibiarkan setengah terbuka. Suara burung dari taman terdengar samar. Arielle membuka mata perlahan, menghela napas panjang, lalu duduk di pinggir ranjang. Di sampingnya, tempat tidur Alvaro tetap rapi. Pria itu masih tertidur di sofa, dengan tubuh terlipat dan wajah lelah yang tenang. Arielle melirik jam. Sudah hampir pukul tujuh pagi. Ia menoleh ke arah Alvaro yang perlahan membuka mata dan menatapnya dari kejauhan. "Kau sudah bangun?" tanya Arielle pelan. Alvaro bangkit dan duduk. "Aku belum benar-benar tidur." Arielle berdiri dan berjalan pelan ke lemari. Ia membuka pintu perlahan, memilih gaun midi lembut berwarna biru muda. "Hari ini jadwal kontrol kehamilan," ucapnya. "Kalau kau mau ikut, kita bisa berangkat puk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN