⚠️ Kekaguman Yang Tersembunyi ⚠️

1509 Kata

Cahaya sore menembus tirai kamar, jatuh lembut pada pipi bayi yang terlelap di pelukan Arielle. Udara membawa wangi kapas yang baru dicuci dan sisa mawar putih di vas marmer. Ketenteraman itu seperti doa yang berwujud. Alvaro berdiri di sisi ranjang dengan punggung tegak dan pandangan yang jernih. Di matanya ada campuran gentar dan syukur yang tidak ia sembunyikan. Semua perang di luar terasa jauh. Arielle mengusap dahi putrinya dengan ibu jari yang hangat. Garis lelah di wajahnya luluh oleh damai yang pelan. Senyum tipisnya menahan haru agar tidak meluber. “Namanya sudah kupilih,” ucap Arielle pelan, suaranya bening dan pasti. Alvaro condong sedikit, seperti seorang prajurit yang menerima perintah terpenting. Ia menunggu tanpa menyela agar kata itu lahir sempurna. “Michele Aurielle D

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN