Kehadiran Halim dan orang tuanya adalah sesuatu yang tidak Kikan pernah duga. Ia pikir Halim akan setuju dengan perpisahan mereka. Tidak ada alasan untuk mempertahankan terlebih Halim hanya mencintai Lou. Bukan dia. Halim justru muncul dengan satu fakta jika mereka belum berpisah. Halim menolak Kikan yang akan menggugat perpisahan darinya. Kikan tidak mengerti jalan pikiran Halim, Kikan tak sebodoh itu untuk bertahan memelihara luka setelah tahu suaminya masih terpaut erat dengan hati wanita lain. Sudah situasi Felora tidak baik, di tambah kemunculan Halim. Rasanya Kikan ingin berteriak saja, menyerah dengan keadaanya. “Terima kasih,” ujar Kikan yang baru mendengarkan penjelasan dari Lawyer mengenai gugatan cerai terhadap Halim memang belum masuk pengadilan. Ia juga baru tahu fee yan

