Wulan menunggu dengan cemas. Ia tak memberitahukan suaminya bahwa ada pergantian dokter. Dan Ali pun tampaknya tak tertarik untuk membaca papan nama tempat di depan pintu poli dekat dengan kursi yang mereka tempati. Ketika nama putra mereka dipanggil, Wulan segera membawanya masuk sementara Ali mengikuti dari belakang. Seorang perawat meminta Wulan meletakkan bayi mereka di tempat periksa, sementara Ali dipersilakan duduk di kursi di depan meja dokter. Ali terperangah membaca papan nama di atas meja. “Mbak, kami mendaftar untuk konsultasi dengan dokter Firdaus,” protesnya pada perawat yang di dalam. Kursi itu berputar, memunculkan wajah yang Ali kenal. Ayu pun tak kalah terkejutnya mendengar suara mantan suaminy di dalam ruangan polinya. Ia meletakkan ponselnya setelah berjanji akan men

