Bab 130: Sepotong Rindu

1137 Kata

“Mama melamun?” tanya Rayhan pada ibunya yang sedang menemani mereka belajar. Ayu tersenyum. “Enggak. Mama terlihat lagi melamun?” Rayhan mengangguk. “Om Elang belum kasih tahu kapan akan pulang?” Ayu tersipu. “Om Elang pasti pulang kan, Mama?” tanya Naufal. “Aku gak akan mau kenal Om Elang lagi kalau sampai dia ingkar janji sama Mama,” kata Azka yang diangguki adik-adiknya. Ayu tak mengatakan apapun. Sudah beberapa hari ini Elang tak bisa dihubungi sama sekali. Pesan Ayu pun masih centang satu. Membuatnya benar-benar khawatir akan keselamatan laki-laki itu. “Tapi aku lihat, beberapa daerah udah bisa dimasuki kendaraan, Ma. Jalannya udah dibenerin darurat,” cerita Rayhan. Ayu mengangguk sembari mengelus rambut putranya. Ia tahu Rayhan sedang berusaha menghiburnya. “Jadi kapan ki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN