Bab 208: Fakta Pernikahan

1199 Kata

Wulan akhirnya memulai lagi berjualan makanan di depan rumah meski kecil-kecilan. Adeeva yang membantunya menyiapkan semuanya dan membantu mempromosikannya. Dan Adeeva juga yang membantu mengantarkan jika ada pembeli yang minta diantarkan. “Nanti kalau Diva sudah mulai sekolah, Ummi terima pesanan antarnya sore saja, Mi, setelah Diva pulang,” kata Diva. “Nanti Abi saja yang bagian pengantaran,” sambung Ali. “Abi udah baikan?” tanya Diva memastikan. “Kamu gak lihat Abi sehat begini?” Sejak kembali ke rumah orang tuanya, Ali memang terlihat jauh lebih baik. Wajahnya tak lagi kuyu meski ia belum bisa bekerja berat. “Nanti capek, Bi, ngayuh sepeda.” “Kan ada motor.” Adeeva tertawa. “Kenapa Diva gak kepikiran ya. Baiklah masalah teratasi. Diva bisa tenang belajar di sekolah.” “Seragam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN