Meski berat meninggalkan tempat yang sudah menjadi tempatnya tumbuh, tapi bagi Adeeva, kesehatan ayahnya yang utama. Wajah ayahnya, terlihat lebih bersemangat beberapa hari terakhir ini. Wajah yang semakin terlihat tua setiap harinya, dengan tubuh yang kian kurus. Sekolah Adeeva, satu tahun lagi selesai. Tapi itu tak penting lagi baginya. Cita-citanya tak terlalu penting lagi. Asal ayahnya kembali sehat dan pulih seperti sedia kala, maka itu cukup baginya. Barang-barang mereka sudah dikirim terlebih dahulu menggunakan jasa pengiriman kargo. Beberapa perabot sudah dijual. Rumah itu sendiri belum laku. Tapi sudah ada beberapa calon pembeli yang berminat. Adeeva duduk bersama adiknya yang begitu gembira karena mereka naik kereta api. Anak itu tak benar-benar mengerti situasi yang dihadapi

