“Kok ke arah sini, Ma?” tanya Azka yang kini duduk di sisi ibunya. “Mama mau beli kue ulang tahun,” Tegar yang menjawab. “Emang hari ini ada yang ulang tahun?” “Besok, Sayang,” jawab Ayu. “Besok? Emang siapa?” Azka berpikir keras. “Oh, Papa ya?” Ayu mengangguk sembari tersenyum lebar. “Azka lupa belum beli kado.” “Aku udah dong,” kata Tegar dengan bangga. “Emang kamu beli apa? Paling juga minta bayarin Mama,” kata Rayhan yang duduk mengapit Tegar di belakang, bersama Naufal. “Aku pakai uang tabunganku sendiri. Iya kan, Ma?” ucap Tegar. Ayu mengangguk sembari melirik Tegar melalui kaca spion. Jika bukan karena putra bungsunya, ia pun sepertinya akan lupa memberi kado. Sejak beberapa hari lalu, si bungsu ini memang merajuk minta diantar ke mall untuk membeli kado. “Emang kamu bel

