Bab 152: Jadilah Istriku Selamanya

1289 Kata

Ayu berdiri di depan cermin. Ia tak percaya akhirnya akan sampai di hari ini. Elang muncul di belakangnya sudah dengan baju batik lengan panjang. Ia akan mendampingi istrinya merayakan hari besarnya. Anak-anak mereka terdengar sudah riuh di depan. Ayu tersenyum. Elang berdiri tepat di belakangnya, meletakkan kedua tangannya di pundak Ayu. “Dengan apa aku harus berterimakasih pada Mas Elang?” “Jadilah istriku selamanya. Hingga di kehidupan mendatang,” Elang menatap manik mata Ayu melalui cermin. “Mama, ayo, nanti Mama terlambat datang,” Azka mendorong pintu kamar orang tuanya. Ayu dan Elang menengok bersamaan dan tersenyum lebar, sementara Azka dibuat tertegun melihat kedua orang tuanya. “Kenapa, kok gitu liatinnya. Jelek ya Mamanya?” “Enggak. Cantik. Lebih cantik dari biasanya. Pap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN