Deru halus dari mesin V8 Range Rover Autobiography hitam itu membelah jalanan aspal yang perlahan mulai menyempit dan berliku. Kaca jendela mobil berlapis film gelap itu memisahkan dua manusia di dalamnya dari terik matahari pagi, mengurung mereka dalam kabin kedap suara yang dipenuhi oleh aroma leather mahal dan ketegangan yang pekat. Tidak ada supir pribadi hari ini. Tidak ada iring-iringan pengawal berpakaian safari yang biasanya mengekor di belakang mereka bagaikan bayangan. Jevas memegang kemudi dengan kedua tangannya yang kokoh. Pria itu mengenakan kemeja linen berwarna putih gading yang dua kancing teratasnya dibiarkan terbuka, lengannya digulung santai hingga sebatas siku. Kacamata hitam aviator bertengger di pangkal hidungnya, menyembunyikan kilatan mata yang sejak pagi terus me

