Ratna dan Hana melihat sesuatu yang…

4230 Kata

Berat tubuh pria itu sepenuhnya menimpa sisi kiri Aru, membuat wanita itu sedikit tersentak karena terkejut. "Jevas?" Aru mengerutkan kening, nada suaranya berubah tajam, mengira ini adalah trik manipulatif lainnya. "Bangun. Jangan bertingkah konyol. Angkat kepalamu dari pundakku." Aru mendorong bahu Jevas dengan sebelah tangannya. Namun tubuh itu sama sekali tidak melawan. Tubuh Jevas terkulai layaknya boneka rusak. Lengan pria itu jatuh lemas di atas paha Aru. Dan saat punggung tangan Aru tanpa sengaja menyentuh sisi leher Jevas, mata Aru seketika membulat sempurna. Kulit pria itu mendadak sangat panas. Panas yang tidak wajar, seolah ada bara api yang menyala di balik kemejanya. Keringat dingin sebesar biji jagung membasahi dahi Jevas dan pelipisnya. Wajah yang selalu angkuh itu ki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN