Dia tidak mengenakan tuksedo hitam standar seperti kebanyakan tamu lain. Pria itu mengenakan setelan jas velvet berwarna midnight blue yang sangat pas di tubuhnya yang tegap dan tinggi. Kemeja putihnya bersih tanpa cela, dasi kupu-kupunya terikat sempurna. Wajahnya tenang, dipahat dengan garis rahang yang tegas namun tidak sekeras Jevas. Kacamata berbingkai tipis bertengger di hidungnya, memberikan aura intelektual yang tajam dan mengintimidasi. Abimana Trisatya. Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Mavendra, dokter bedah saraf terbaik di generasinya, dan pewaris tunggal keluarga medis Trisatya yang legendaris. Kehadirannya langsung menyedot perhatian ruangan. Bukan karena ia berusaha menarik perhatian, tapi karena aura dingin dan berkelas yang ia pancarkan secara alami. Dia terlihat seper

