Penggemar Rahasia Aru

1773 Kata

Satpam memeriksa paket itu. Kotak kardus berukuran sedang, dibungkus rapi dengan lakban coklat. Label pengirimnya tertulis: Menteng Art Supply. Toko alat lukis langganan Aru. "Oh, cat lukis Nyonya," gumam satpam itu, tidak curiga sama sekali karena Aru memang sering memesan kanvas dan cat. Satpam itu membawa paket tersebut ke dalam, menyerahkannya pada Bik Sumi, yang kemudian membawanya ke ruang kaca di belakang tempat Aru sedang duduk melamun di depan kanvas kosong. "Nyonya, ada paket. Katanya dari toko lukis," ujar Bik Sumi meletakkan kotak itu di meja. Aru menoleh. Jantungnya berdegup kencang seketika. Ia tahu dia tidak memesan apa pun kemarin. "Terima kasih, Bik. Tinggalkan saja di situ," ucap Aru berusaha terdengar santai. Begitu Bik Sumi pergi dan pintu kaca tertutup, Aru lang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN