Mata yang Sangat Indah

3268 Kata

Aroma kopi hitam dan desinfektan adalah dua hal yang paling menenangkan dalam hidup Abimana Trisatya, sampai hari ini datang. Kini, bau dari cangkir kopi yang mendingin di atas meja kerjanya terasa bagaikan ejekan murahan untuk sisa kewarasan yang menipis. Pagi ini, matahari Jakarta terlihat terlalu cerah. Layar komputernya menyala redup, namun mata elang Abimana sama sekali tidak tertuju ke sana. Pandangannya terpaku pada setumpuk rekam medis palsu di sebelah kirinya, berkas tebal bersampul biru yang akan mendudukkan dirinya sebagai algojo sekaligus dewa penolong. Berkas itu berisi rancangan detail diagnosis akhir Arunaya, yang direkayasa sedemikian rupa sehingga akan menggugurkan status isteri sah Jevas dan melegalkan sertifikat kematian atas nama Arunaya. "Aku merusak segalanya demi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN