Kelahiran Yang Membawa Kebahagiaan

1245 Kata

Seorang perawat membawa bayi kecil yang masih merah itu ke hadapan mereka. Elenio nyaris tak bisa berkata apa-apa ketika melihat sosok mungil yang kini terbungkus selimut putih bersih. Air mata menggenang di matanya, perasaan haru yang tak terbendung membuatnya hanya mampu tersenyum dengan bibir bergetar. Alara, yang masih terbaring lemah, tersenyum dengan mata berkaca-kaca. Saat bayi mereka diletakkan di dadanya, Alara merasakan kehangatan yang begitu mendalam. Rasa sakit yang tadi luar biasa kini seakan sirna, digantikan oleh kebahagiaan yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. “Dia … dia begitu kecil …,” bisiknya pelan, menatap wajah mungil putra mereka. Elenio mendekat, mencium kening Alara dengan penuh rasa sayang. “Terima kasih, Baby … Kau luar biasa. Aku sangat ban

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN