Kita memang tidak bisa menentukan siapa yang akan datang dan pergi, tapi kita bisa memutuskan siapa yang pantas dipertahankan atau dilepaskan. Kejadian kemarin tak urung menguak kembali semua ingatan Freya tentang Ega. Bohong kalau dia tidak bersedih dan merasa kehilangan atas kematian mantannya itu, apalagi dengan cara yang begitu menyedihkan. Biar bagaimanapun laki-laki itu pernah menjadi bagian penting dalam hidupnya. Ega kemarin seperti bukan sosok yang dikenal Freya selama ini. Dua belas tahun lebih mereka berteman, di matanya Ega adalah laki-laki yang baik, tulus dan sabar. Tapi hanya beberapa bulan setelah perpisahan mereka, Ega sudah begitu banyak berubah sampai Freya merasa tidak mengenalnya lagi. Apakah memang dirinya yang menjadi salah satu alasan Ega sampai bertindak sejau

