Sorenya Ibra mengantar Freya ke dokter kandungan. Tidak hanya berdua, dia juga mengajak mamanya yang tadi siang baru sampai di Jakarta. Seperti dugaannya, begitu menginjakkan kaki di rumah mamanya langsung mulai mengomel. Ibra tidak benar-benar jengkel. Dia justru bersyukur punya orang tua yang selalu perhatian pada anak-anaknya, bahkan meski dia sudah menikah sekalipun. Sedikitpun tidak berlebihan kalau Ibra sekarang berharap nantinya juga bisa menjadi orang tua yang baik untuk anak-anaknya seperti mereka. "Ruang praktek dokternya di lantai berapa Ib?" tanya Dewi yang melangkah di samping menantunya. "Lantai dua," jawab Ibra. Sejak turun dari mobil tangannya tidak pernah terlepas menggandeng istrinya. Mereka melangkah masuk ke lobi Medical Centre yang terlihat ramai. Tapi entah kebet

