"Kamu?" Noah menatap ke arah Bulan dengan wajah kaget. "Namaku Bulan Rinjani." Wanita itu mengulurkan tangannya ke hadapan Noah. Sementara Noah terdiam, ia mengalihkan sorot matanya pada tangan Bulan yang kini berada di hadapannya. "Aku Noah." Tanpa diduga, Noah menerima uluran tangan Bulan dan menggenggam jemari lentik wanita itu. Bulan tersenyum haru, mendapat respon seperti itu saja ia sudah benar-benar merasa senang. Bulan tak melepaskan tangan Noah, ia ingin lebih lama lagi bersentuhan dengan pria itu. "Mah, ini ART baru di rumah kita? Kok aku kayak gak asing ya," celetuk Kinara yang membuat semua orang langsung menoleh ke arahnya. Bu Rengganis memegang tangan putrinya, ia seolah memberi kode kepada Kinara. "Mah, aku mau pergi ke luar, aku bosen di kamar terus, aku mau

