Bab 92

2530 Words

Langit senja menyiram rumah mewah itu dengan cahaya jingga yang lembut. Angin sore meniup tirai tipis di jendela, dan di ruang tengah yang luas, Vincent duduk di sofa dengan bahu sedikit menegang. Tangannya menggenggam tablet yang menampilkan beberapa laporan keuangan perusahaan, tapi matanya tak fokus. Pikirannya jelas melayang. Langkah kaki Nancy terdengar menuruni tangga, pelan tapi tegas. Ia memakai dress panjang lembut yang membingkai tubuh hamilnya dengan anggun. Perutnya yang membuncit tampak jelas, membuat kehadirannya semakin memancarkan wibawa seorang istri dan calon ibu. Nancy berdiri di ambang ruang tengah dan menatap punggung Vincent sejenak. Lelaki itu tampak tenang, namun Nancy tahu, ada sesuatu yang tersimpan di sana. Nancy melangkah pelan mendekat. Ketika ia berdiri di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD